GALANG DANA BANTU KORBAN BANJIR, UNIVERSITAS BATTUTA HIBUR DAN EDUKASI WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MEDAN DAN SEKITARNYA

203

Kota Medan dan beberapa daerah sekitarnya sedang memasuki musim penghujan, yang mengakibatkan kerugian dari segi moril dan materiil yang dampaknya banjir dibeberapa titik kota Medan dan sekitarnya, seperti Kampung Aur di Kecamatan Medan Maimun dan Desa Tanjung selamat di Deli Serdang. Akibatnya, ratusan warga mengalami kerugian materiil dan menjadi korban banjir sehingga banyak warga mengungsi di beberapa posko. Situasi tersebut mengetuk hati kita selaku sesama warga kota Medan untuk meringankan beban para korban banjir.

Universitas Battuta hadir bersama Lingkar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Battuta (LIMPA-UB) menggalang dana bantuan untuk didonasikan kepada warga yang terdampak banjir. Sebagian Mahasiswa yang diwakili oleh LIMPA turun kejalan mengajak masyarakat agar turut serta membantu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan donasi tersebut berlangsung selama 3 hari dimulai dari 8-10 Desember 2020. Seluruh dana terkumpul berjumlah Rp 12.923.500,- yang kemudian dialokasikan kepada kebutuhan warga seperti sembako, peralatan ibadah, pakaian, peralatan mandi, pembalut dan keperluan bayi, obat-obatan serta peralatan sekolah,  yang disalurkan kepada masyarakat korban bencana banjir melalui Posko di Balai Desa Tanjung Selamat tepat didepan Artileri Pertahanan Udara (ARHANUD) pada Minggu, 13 Desember 2020.

Rektor Universitas Battuta bersama Perwakilan Relawan yang berada di Posko

Hadir pada proses penyerahan bantuan Rektor Universitas Battuta, Dr. Sugito, S.E., MS.Si., Wakil Rektor II, Irma Herliza Rizki, S.E., M.Si., Wakil Rektor III Bambang Sutejo, S.Kom., S.E., M.M., Staff dan Mahasiswa Universita Battuta yang diwakilkan oleh LIMPA. Kegiatan diisi dengan games ringan untuk mengatasi trauma healing dan sedikit edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terutama pada Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dibawakan oleh LIMPA kepada anak-anak korban banjir.

Bima Sakti, mahasiswa Informatika Universitas Battuta selaku ketua LIMPA tak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Pendidikan Battuta dan para donatur serta relawan, seraya mendoakan agar para korban yang terdampak banjir segera bangkit dari segi moril dan materiilnya. Acara ditutup dengan kegiatan makan bersama para korban dan para pimpinan, relawan dan mahasiswa Universitas Battuta.